panduan LPQ

 PANDUAN LPQ Cara Mudah Belajar Membaca al-Qur’an Untuk Kalangan Sendiri Diterbitkan oleh LEMBAGA PENDIDIKAN AL-QUR’AN AL-YASINI YAYASAN MIFTAHUL ULUM AL-YASINI Cara Mudah Belajar Membaca al-Qur’an “ LPQ ” Penanggung Jawab Kepala Lembaga Pendidikan Al-Qur’an M. UTSMAN ALI Penyusun : Tim Kajian Pendidikan al-Qur’an

  1. M. Utsman Ali
  2. A. Zainal Azkiyak
  3. Sunomo Aji

Editor

  1. Nur Shehan

Mushohih

  1. Ust. Suhaemi, S.PdI
  2. Ust. Nur Fuad
  3. Ust. Nurul Faruq Dardiri

Design

  1. M.Umar Setiawan

Diterbitkan oleh: Lembaga Pendidikan Al-Qur’an YAYASAN MIFTAHUL ULULM AL-YASINI Areng-areng Sambisirah Wonorejo / Ngabar Kraton Pasuruan Phone: 0343 7614966 fax: 0343 (412411) KATA PENGANTAR Alhamdulillah, dengan bimbingan dan hidayah Allah SWT yang telah melimpahkan segala nikmatnya kepada seluruh makhluk. Sholawat dan salam selalu teranugrahkan kepada keharibaan Rosulullah SAW. Yang telah memotivasi kita agar belajar al-Qur’an dan mengajarnya, dengan sabdanya: خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْأَنَ وَعَلَّمَهُ artinya: Sebaik-baik kalian adalah yang belajar al-Qur’an dan mengajarkannya (HR. Buhari dan Utsman) Dengan dorongan semangat dari berbagai pemerhati pendidikan al-Qur’an, agar menerbitkan buku panduan tentang cara membaca, menulis dan menghafal al-Qur’an dan hadist-hadits syarif yang dibutuhkan oleh Muta’allim, sehingga bisa terlatih dengan baik dan fasikh sesuai kaidah ilmu  tajwid bagi seluruh Muta’allim Lembaga Pendidikan al-Qur’an. Maka dengan ini kami pengurus Lembaga Pendidikan al-Qur’an menyusun dan menerbitkan buku cara mudah membaca, menulis dan mengahafal al-Qur’an yang begitu sederhana dan diberi nama      LPQ Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi seluruh Muta’allim khususnya Muta’allim Lembaga Pendidikan al-Qur’an, sehingga menjadikan para Muta’allim al-Qur’an yang mendapatkan syafa’at dari al-Qur’an. Kami yakin bahwa penyusunan buku al-Yasini ini masih terdapat banyak kekurangan, maka demi penyempurnaan dan peningkatan dalam penerbitan berikutnya, kami sangat mengharapkan kritik dan saran serta koreksi dari semua pihak. Kepada semua pihak yang telah membantu dalam penysusunan buku ini kami sampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya dan kami ucapkan Jazakumullahu akhsanal Jaza’ Wasalaamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh. Tim Kajian Pendidikan Al-Qur’an Penyusun SAMBUTAN Kepala LPQ (Lembaga Pendidikan al-Qur’an) Alhamdulillah Wasy-syukurilah ala Nikmatillah, dengan bimbingan dan hidayah Allah SWT yang telah melimpahkan segala nikmatnya kepada seluruh makhluk, Ama ba’du. Kehadiran buku cara mudah belajar al-Qur’an dengan nama Al-Yasini, ini merupakan tahapan dari proses belajar – mengajar al-Qur’an yang menjadi salah satu hal yang sangat diperhatikan di Pesantren Al-Yasini. Buku cara belajar al-Qur’an ini terbit, disaat ghirrah minat generasi al-Qur’an yang sangat tinggi dalam belajar dan mengajarkan al-Qur’an, mungkin ini wujud dari anjuran al-Qur’an untuk berlomba-lomba dalam hal kebaikan. Semoga buku ini dapat bermanfaat bagi seluruh Muta’allim al-Qur’an khususnya Muta’allim Lembaga Pendidikan al-Qur’an, sehingga menjadikan para pembaca al-Qur’an yang mendapatkan syafa’at dari al-Qur’an. Kepada tim kajian pendidikan al-Qur’an yang gigih dalam penysusunan buku ini kami sampaikan terima kasih dan kami ucapkan Jazakumullahu Khoiron katsiroh Wasalaamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh. Al-Yasini, 21 April 2009 M Kepala Lembaga Pendidikan al-Qur’an M. UTSMAN ALI خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ اْلقُرْاَنُ وَعَلَّمَهُ Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya PETUNJUK UMUM ¨      Mu’allim hendaknya dalam mengajar harus ikhlas karena Allah, dan dengan   niat yang baik ¨      Prinsip pembelajaran dalam kelas ini, menggunakan cara CBSA (cara belajar santri aktif) membiarkan Muta’allim aktif berlatih membaca, Mu’allim cukup menyimak dan menegur kalau ada kesalahan ¨      Dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) dikelas ini meliputi:

  1. Mukaddimah;

¨      Mu’allim membuka kelas belajar al-qur’an dengan salam dan do’a ¨      Mengabsensi Muta’allim ¨      Mengulangi pelajaran yang telah dipelajari (Apersepsi)

  1. Penyampaian Materi,

¨      Dalam penyampaian materi Mu’allim hanya memberi materi pokok pada setiap halaman pada baris pertama dan kedua, dengan langsung memberikan contoh bacaan ¨      Muta’allim secara bersama-sama atau bergantian mengikuti bacaan Mu’allim, dan untuk baris berikutnya Muta’allim membaca sendiri Mu’allim tinggal menyimak dan menegur pada setiap bacaan yang salah, dan membetulkan bacaan –bacaan yang salah saja ¨      Muta’allim diharapkan memperhatikan dengan betul huruf, harakat pada setiap lafadz atau kalimat dan membaca dengan benar

  1. Penutup

¨      Mu’allim menyimpulkan pokok pelajaran yang perlu ditekankan ¨      Mu’allim menganjurkan Muta’allim untuk banyak berlatih diluar kegiatan belajar mengajar (KBM) ¨      Mu’allim menutup KBM dengan berdo’a bersama dan salam PETUNJUK  MENGAJAR BAB I (A)

  1. Muta’allim belajar sendiri guru sebagai penyimak saja, jangan sampai menuntun kecuali jika memberikan materi pokok pelajaran.
  2. Menyimak secara individu (seorang demi seorang/ satu persatu)

Jika secara klasikal Muta’allim dikelompokan sesuai dengan kemampuan, maka guru menerangkan pokkok –pokok pelajaran secara klasikal dengan menggunakan peraga/papan tulis dan secara acak Muta’allim dimohon membacakan bahan latihan/materi

  1. Muta’allim yang lebih bisa dan mampu diharapkan dapat membantu menyimak Muta’allim yang lain ( Asistensi)
  2. Mengenai judul-judul Mu’allim langsung memberikan contoh bacaannya, jadi tidak perlu banyak komentar
  3. Jika huruf yang ucapkan betul tidak usah suruh mengulangi lagi
  4. Jika Muta’allim keliru dalam panjang – panjang dalam membaca huruf maka Mu’allim harus  dengan tegas memperingatkan (sebab yang betul pendek-pendek) dan agar dibaca secara terputus-putus, jika perlu ditekankan
  5. Bila Muta’allim keliru maka harus dibetulkan huruf yang keliru saja dengan cara:  a. Isyarat, stop..atau yang lain

b. Atau mengingatkan dengan tanda titik, jika huruf yang           bertitik atau dengan cara lain, jika tetap salah maka boleh ditunjukan bacaan yang sebenarnya

  1. Pelajaran satu ini berisi tentang pengenalan huruf hijaiyah dengan harakat fathah, kasroh dan dhommah.
  2. Jika Muta’allim telah menguasai pelajaran dan mampu jika dipercepat, maka boleh membaca materi pokok saja tidak harus utuh satu halaman.

. PETUNJUK MENGAJAR BAB I (B)

  1. Prinsip pembelajaran dalam bab ini sama sesuai petunjuk umum, hanya materi yang disampaikan saja yang beda
  2. Bila pada pelajaran yang lalu ada yang Her (mengulang) pada huruf tertentu, maka dalam mempelajari bab I B ini bisa digunakan untuk memperbaiki bacaan yang her pada bab I A
  3. Mengenai judul huruf dirangkai Mu’allim tidak perlu meenerangkan semisal “ini ba”dan seterusnya, karena Muta’allim dianggap sudah faham Mu’allim tinggal menyimak saja.
  4. Dalam membaca bacaan panjang Muta’allim harus bisa membaca dengan jelas perbedaan antara bacaan panjanng dan pendek.
  5. Bacaannya boleh dengan putus-putus atau kalau sudah mampu bisa langsung digabung.
  6. Dalam membaca bacaan panjang Mu’allim perlu memberikan pertanyaan kepada Muta’allim “mengapa dibaca panjang”.
  7. Mengenal tanda – tanda bacaan panjang

ـــ / ( aa,   ii,   uu ) = اُوْ اِيْ اٰ 8. Mudah-mudahan Muta’allim mudah dalam mempelajari bab ini BAB I A خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ اْلقُرْاَنُ وَعَلَمَهُ Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: